Legenda Real Madrid dan Timnas Spanyol, Sergio Ramos, dikabarkan angkat bicara mengenai kontroversi yang muncul setelah kemenangan dramatis Argentina atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Dalam komentar yang beredar luas di media sosial pada 9 Juli 2026, Ramos menolak keras tuduhan bahwa pertandingan tersebut telah “diatur” atau “dicurangi”.
Menurut kutipan yang beredar, Ramos menilai kekalahan tidak seharusnya dijadikan alasan untuk menuduh adanya kecurangan.
“Sejujurnya, saya sama sekali tidak setuju. Hanya karena hasilnya bukan yang mereka harapkan bukan berarti pertandingan itu dicurangi. Ini bukan sepak bola, ini hanya alasan.”
Ramos juga memuji karakter Argentina yang mampu bangkit dari ketertinggalan hingga membalikkan keadaan pada menit-menit akhir.
“Saya telah melihat banyak tim Argentina berjuang hingga menit terakhir dan membalikkan situasi yang mustahil. Sepak bola bukan hanya tentang bakat, tetapi juga mentalitas, keyakinan, dan karakter.”
Mantan kapten Real Madrid itu menyoroti fakta bahwa Mesir sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya gagal mempertahankan keunggulan.
“Sebelum Anda menyebut pertandingan sebagai dicurangi, lihatlah diri Anda sendiri. Unggul 2-0 dengan 15 menit tersisa, bagaimana Anda bisa kehilangan keunggulan itu? Itulah pertanyaan sebenarnya.”
Ramos menambahkan bahwa kesalahan sendiri di level Piala Dunia sering kali berakibat fatal.
“Sepak bola menghukum Anda karena kecerobohan sesaat di panggung seperti Piala Dunia. Akui kesalahan Anda, belajarlah darinya, dan hormati lawan Anda.”
Ia menutup komentarnya dengan menyatakan bahwa dirinya tidak melihat adanya pertandingan yang dicurangi, melainkan tim yang terus berjuang hingga peluit panjang.
Komentar Ramos sejalan dengan pernyataan Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, yang sebelumnya menegaskan bahwa tidak ada bukti keberpihakan wasit dalam laga Argentina melawan Mesir. Collina menyebut keputusan wasit dan VAR telah sesuai prosedur serta menolak tuduhan adanya intervensi terhadap perangkat pertandingan.
Bek Argentina Lisandro Martínez juga membela kualitas kepemimpinan wasit dan meminta publik menghormati hasil pertandingan. (Source;IG)






